SELAMAT DATANG DI BLOG HERIYANAMADE
MOHON SARAN, KRITIK SERTA DUKUNGANNYA

Untukmu Ibu

Di kala resah ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku Kau ada di sana … Di saat aku terluka hingga akhirnya…tercabik-cabiklah keteguhan hatiku Kau masih ada di sana… Ketika aku lelah dan semangatku patah untuk meneruskan perjuangan, terhenti oleh kerikil –kerikil yang kurasa terlampau tajam hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!! Kau tetap ada di sana… memberiku isyarat untuk tetap bertahan Ibu…kau basuh kesedihanku, kehampaanku dan ketidakberdayaanku "Tiada lain kita hanya insan Sang Kuasa, Memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimatNya Kita adalah jasad, jiwa, dan ruh yang terpadu Untuk memberi arti bagi diri dan yang lain" Kata-katamu laksana embun di padang gersang nuraniku memberiku setitik cahaya dalam kekalutan berfikirku Kau labuhkan hatimu untukku, dengan tulus tak berpamrih Kusandarkan diriku di bahumu Terasa…kelembutanmu menembus dinding-dinding kalbuku Menghancurleburkan segala keangkuhan diri Meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia Dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hatimu
Kutatap perlahan… matamu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan Kristal-kristal lembut yang sedang bermain di bola matamu, jatuh…setetes demi setetes Kau biarkan ia menari di atas kain kerudungmu Laksana oase di terik panasnya gurun sahara Ibu… Nasihatmu memberi kekuatan untukku rangkulanmu menjadi penyangga kerapuhanku untuk ,menapaki hari-hari penuh liku …semoga semua itu tak akan pernah layu! Ibu… Dalam kelembutan cintamu, kulihat kekuatan dalam tangis air matamu, kulihat semangat menggelora dalam dirimu, terkumpul seluruh daya dunia!

Terima Kasih TASPEN


Kertas yang berukuran 15/25cm itu mungkin bagi Seorang Bukan PNS hanyalah kertas yang tidak bernilai artinya.Namun kertas itu memiliki arti dan nilai yang tinggi sebagai jaminan untuk mendapatkan berjuta juta uang. Sertifikat Rumah aza kalah ma dia. Dulupun aku juga gak mengerti tentang kertas ini,karena aku bukanlah seorang PNS walaupun aku kerja dilingkungan kepemerintahan namun statusku hanya seorang THL yang tak punya harapan untuk menjadi seorang PNS. Menjadi seorang THL yang berbekal SK yang hanya ditandai oleh Kepala Wilayah tidak menjadi jaminan yang kuat untuk mendapatkan pinjaman diatas 10 juta, ya kalaupun bisa harus disertakan sertifikat lainnya begitu. Nah dengan gaji 25rb perbulan mungkin sobat semua bisa mengalikan dan membayangkan betapa beratnya untuk menghidupi sebuah keluarga yang paling tidak dizaman sekarang ini perhari sebuah keluarga mesti paling minimal 50rbu perhari dengan jumlah keluarga 4 orang. Mungkin teman teman yang dulunya THL pasti merasakan semua kenyataan ini yang justru jalan keluarnya
meminjam untuk menutupi kekurangan itu. Belum bayar pendidikan ,Kesehatan yang terkadang kayak ban kempes sering datang disaat kantong bener bener kempes juga.Jujur saja diantara itu, aku yang paling merasakannya.Disana sini aku ngutang ,dimanapun ada bank distu namaku tercantum (hebatkan)....
namun dari kehebatan aku itu tak terasa BULAN yang begitu menyejukan menjadi sangat panas,lebih panas dari matahari.bayangkan saja angsuran tiap bulan melebihi gaji yang aku dapat,belum lagi untuk keluarga.Ingin banget kumenutupi semua,tapi dengan cara apa?
Mungkin Tuhan mendegarkan apa juga mungkin keberuntunganku,Dewa Penolong itu datang,Aku diangkat menjadi seorang PNS dengan SK yang masih SK CPNS 80% yang disertai TASPEN yang kunon sangat berharga dan emang kenyataannya super sangat berharga. Singkat kata aku berteriaaaaak:

TASPEN KARENA ENGKAU AKU BISA HIDUP
TASPEN KARENA ENGKAU ANAKU SEKOLAH
DAN KARENA TASPEN RUMAHKU TERWUJUD
SEKALI LAGI TERIMAKASIH TASPEN,MAAFKAN AKU TAK MENJAGAMU,BIARKAN BPD YANG MENJAGAMU




0 komentar: