SELAMAT DATANG DI BLOG HERIYANAMADE
MOHON SARAN, KRITIK SERTA DUKUNGANNYA

Untukmu Ibu

Di kala resah ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku Kau ada di sana … Di saat aku terluka hingga akhirnya…tercabik-cabiklah keteguhan hatiku Kau masih ada di sana… Ketika aku lelah dan semangatku patah untuk meneruskan perjuangan, terhenti oleh kerikil –kerikil yang kurasa terlampau tajam hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!! Kau tetap ada di sana… memberiku isyarat untuk tetap bertahan Ibu…kau basuh kesedihanku, kehampaanku dan ketidakberdayaanku "Tiada lain kita hanya insan Sang Kuasa, Memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimatNya Kita adalah jasad, jiwa, dan ruh yang terpadu Untuk memberi arti bagi diri dan yang lain" Kata-katamu laksana embun di padang gersang nuraniku memberiku setitik cahaya dalam kekalutan berfikirku Kau labuhkan hatimu untukku, dengan tulus tak berpamrih Kusandarkan diriku di bahumu Terasa…kelembutanmu menembus dinding-dinding kalbuku Menghancurleburkan segala keangkuhan diri Meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia Dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hatimu
Kutatap perlahan… matamu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan Kristal-kristal lembut yang sedang bermain di bola matamu, jatuh…setetes demi setetes Kau biarkan ia menari di atas kain kerudungmu Laksana oase di terik panasnya gurun sahara Ibu… Nasihatmu memberi kekuatan untukku rangkulanmu menjadi penyangga kerapuhanku untuk ,menapaki hari-hari penuh liku …semoga semua itu tak akan pernah layu! Ibu… Dalam kelembutan cintamu, kulihat kekuatan dalam tangis air matamu, kulihat semangat menggelora dalam dirimu, terkumpul seluruh daya dunia!

Tips menyampaikan ke orangtua kalau hamil di luar nikah?


Di Amerika Serikat sana, ada delapan ratus dua puluh ribu kasus kehamilan remaja di luar nikah setiap tahunnya. Bagaimana dengan Indonesia?

Nah, kalau kamu ternyata salah satu yang mengalami kehamilan di luar nikah,
kamu perlu mencari cara yang tepat untuk menjelaskan hal tersebut kepada kedua orang tua.

OK, yang kamu perlukan adalah persiapan untuk menyampaikan, waktu yang tepat untuk bicara, dan juga keberaninan. Dan dukungan atau bantuan dari teman atau kerabat lain yang dapat dipercaya pasti sangat membantu.

Langkah-langkahnya sebagai berikut: 1. Berlatihlah dengan apa yang akan kamu sampaikan. Jangan sampai menjadi gugup lalu tidak bisa berbicara dengan baik.
2. Cari waktu yang paling tepat dimana orang tua kamu dan juga kamu sendiri benar-benar relaks, santai. Suasana seperti ini akan membantu membuat segala sesuatu lebih mulus.
3. Bila menurutmu orang tua sangat reaktif dan bisa menyebabkan situasi di luar kendali, minta bantuan seorang teman yang dapat dipercaya untuk sekadar hadir pada saat Anda bicara pada orang tua.
4. Mulailah dengan mengatakan begini: “Saya punya masalah yang berat” lalu langsung ke inti permasalahan. Katakan bahwa di luar rencana, kamu hamil. Lalu berikan kesempatan beberapa saat bagi orang tua untuk mengerti kata-katamu sebelum melanjutkan.
5. Jangan pernah marah atau bersikap defensif, apapun yang orang tua katakan.
6. Tunjukkan bahwa kamu cukup dewasa, dengan mendengarkan apa yang orang tua katakan setelah berita itu disampaikan.
7. Ingatkan bahwa kejadian ini akan berpengaruh pada kehidupan kamu selanjutnya, dan bagaimanapun sulitnya nanti, kamu membutuhkan dukungan orang tua untuk melaluinya.
OK, sekian dan semoga berhasil.





0 komentar: